Grafik Harga Dinar Hari Ini
grafik harian
Harga Dinar, Dirham, Emas

Friday, September 7, 2012

Who's The Winner?

Hari ini pada pukul 10.29 tiba-tiba hand phone saya berbunyi, ada sms. Sms berisi informasi dari sahabat mengenai berita Islam dari Ar Rahmah.com, Judulnya 'Gunakanlah emas sekarang atau Amerika akan menggunakannya esok hari'. 

Astaghfirullah, saya masih teringat bahwa Amerika lebih dahulu mematenkan setelah membuktikan bahwa Habbatussaudah/ jinten hitam merupakan obat yang mujarab menyembuhkan dibanding antibiotik (obat modern mereka).

Dan kini sejumlah kalangan di Negeri Paman Sam begitu gencar mengusulkan penggunaan koin emas dan perak sebagai alat transaksi. Sejumlah Wakil Rakyat Negara Utah menjadi pelopor, menyusun rancangan undang-undang terkait hal tersebut. RUU itu telah lolos hingga ke tingkat Kongres melalui pemungutan suara. Jika RUU itu nanti disahkan maka koin emas dan koin perak akan menjadi alat tukar alternatif bagi rakyat Utah selain uang kertas dolar. Astaghfirullah.

Kunjungan Hilary Clinton baru-baru ini pun merupakan upaya invasi AS terhadap tambang emas di Papua. Terlebih lagi pemerintahan Barack Obama yang tidak mampu meningkatkan perekenomian Amerika dengan mewarisi hutang sebesar US$16 triliun; jumlah yang dua kali lebih banyak daripada saat Bush masih menjabat menandakan bahwa kapitalisme telah gagal.

Ilustrasinya; dalam suatu racing maka siapa yang lebih cepat bergerak untuk agama Islam? Apakah Amerika yang lebih cepat ataukah kita, hamba Allah yang bergerak lebih cepat menolong agama Allah?

Kalaupun Amerika dan Zionisme Israel lebih cepat running on the road, maka tentu didalamnya hanya melibatkan uang, monopoli kekuasaan dan kecurangan. Keuntungan dan cara pandang mereka sangat jauh dari kemaslahatan. Sangat jauh dari ajaran Alqur'an dan Hadits. Sangat jauh dari Ridho Allah Subhanahu wa Ta'Ala.



Sources: 
  • Gerai Dinar.com, Thibunnabawi, 2012.
  • Ar Rahmah.com. Gunakanlah emas sekarang atau Amerika akan menggunakannya esok. Jum'at, 7 September 2012