Grafik Harga Dinar Hari Ini
grafik harian
Harga Dinar, Dirham, Emas

Tuesday, July 17, 2012

Sebatang Coklat, Cukupkah?


Untuk mengobati hati yang sedang galau, sebatang coklat cukupkah? bagi saya kurang cukup. Saya masih memerlukan 1/4kg telur, 120gr terigu, sebatang coklat saya lelehkan bersama mentega, kemudian dimix dengan bahan lainnya dan diproses hingga menjadi cake

Sebagai anti galau, saya membuat karya. Suksesnya berkarya, bukan berarti sukses sendirian. Saya tidak akan bisa membuat cake bila tidak ada orang yang bersedia menjualkan bahan seperti tepung terigu, telur , mentega, coklat..dst ataupun alat mixernya kepada saya.

Sama halnya dengan membuat cake, yang tentu tidak mungkin sukses karena upaya seorang diri, ayo kita ramai-ramai gunakan Dinar dan Dirham Islam, ramai-ramai menghidupkan kembali sistem keuangan Islam, mengikuti sunnah Rasullulah.

Dinar yang digunakan Rasulullah SAW pada waktu itu adalah Dinar yang diperkenalkan oleh Julius Caesar, Romawi  (610) Rasulullah menggunakan Dinar dan Dirham yang kemudian dijadikan sebagai taqrir/ketetapan syariat Islam. Yang merupakan bagian dari ajaran Islam.

“Akan datang suatu masa dimana tidak ada lagi yang bisa dibelanjakan (karena kehilangan nilai) kecuali Dinar dan Dirham” (HR.Ahmad)

Dinar dan Dirham dalam fiqih Islam termasuk alat tukar yang hakiki, Thaman Halqi. Dinar memiliki kadar emas 91,7%, dan berat 4,25gr/koin sesuai tuntunan Rasulullah SAW.  Dirham pertama dicetak oleh Khalifah Umar bin Khattab pada 642 Masehi. Penggunaan Dinar dan Dirham Islam mulai menyeluruh sejak penyatuan wilayah Kekhalifahan Utsmaniyah ketiga benua, Eropa (bagian selatan, timur), Afrika dan Asia hingga abad ke 20. Setelah Abad ke20, barulah fulus atau uang kertas negara dicetak. Sayangnya uang kertas yang kita gunakan sekarang nilai intrinsiknya tidak mengacu kepada emas.

Di masa kini, ketika negara yang mata uangnya diandalkan untuk reserve currency  ternyata malah berbuat sewenang-wenang terhadap uangnya, negara-negara lain di dunia terkena getahnya. US$ Amerika mengalami meltdown disebabkan mitra dagangnya China, Japan, Korea,Thailand dan Swiss yang sama-sama ingin menekan mata uang Dollar. Maka perang mata uang ini  membuat dunia mewacanakan untuk mencetak uang global dan tidak lagi mengandalkan mata uang dari masing-masing negara.

Beruntungnya kita muslim memiliki Dinar dan Dirham  Islam, Uang Universal Sepanjang Zaman, terbukti anti inflasi sehingga bisa digunakan sebagai Wealth Preserving Assets.

Koin Dinar dan Dirham yang kami perjualbelikan layak disebut Dinar dan Dirham Islam zaman sekarang karena sesuai dengan spesifikasi koin Dinar dan Dirham yang ditemukan dalam musium yaitu yang diterbitkan pada zaman Khalifah Abdul Malik bin Marwan. (Pada saat itu Khalifah Abdul Malik bin Marwan melakukan reformasi financial bahwa wilayah penyatuan Islam harus menggunakan Dinar dan Dirham Islam).


Dinar Dirham yang diperjualbelikan oleh kami diproduksi oleh Aneka Tambang Tbk dan PERURI, dan sudah disertifikasi Komite Asosiasi Nasional dan Internasional oleh London Bullion Market Association.

Memahami Dinar Dirham, fakta dan sejarahnya membuat kita bangga kepada Islam karena Islam selalu menuntun kita agar selamat di kehidupan dunia dan akhirat. Wallahu A’lam bis showab.

Sources:

  •   Tulisan Muhaimin Iqbal,  Mengenal Dinar dan Dirham Islam, Saturday november 22, 2008.
  •   Tulisan Muhaimin Iqbal, Pasca Currency War, Tuesday october 12, 2010.


No comments:

Post a Comment