Untuk mengobati hati yang sedang galau, sebatang coklat
cukupkah? bagi saya kurang cukup. Saya masih memerlukan 1/4kg telur, 120gr
terigu, sebatang coklat saya lelehkan bersama mentega, kemudian dimix dengan
bahan lainnya dan diproses hingga menjadi cake.
Sebagai anti galau, saya membuat karya. Suksesnya berkarya,
bukan berarti sukses sendirian. Saya tidak akan bisa membuat cake bila
tidak ada orang yang bersedia menjualkan bahan seperti tepung terigu, telur ,
mentega, coklat..dst ataupun alat mixernya kepada saya.
Sama halnya dengan membuat cake, yang tentu
tidak mungkin sukses karena upaya seorang diri, ayo kita ramai-ramai gunakan
Dinar dan Dirham Islam, ramai-ramai menghidupkan kembali sistem keuangan Islam, mengikuti sunnah Rasullulah.
Dinar yang digunakan Rasulullah SAW pada waktu itu adalah
Dinar yang diperkenalkan oleh Julius Caesar, Romawi (610) Rasulullah
menggunakan Dinar dan Dirham yang kemudian dijadikan sebagai taqrir/ketetapan
syariat Islam. Yang merupakan bagian dari ajaran Islam.
“Akan datang suatu masa dimana tidak ada lagi yang bisa
dibelanjakan (karena kehilangan nilai) kecuali Dinar dan Dirham” (HR.Ahmad)
Dinar dan Dirham dalam fiqih Islam termasuk alat tukar yang
hakiki, Thaman Halqi. Dinar memiliki kadar emas 91,7%, dan berat 4,25gr/koin sesuai
tuntunan Rasulullah SAW. Dirham pertama dicetak oleh Khalifah Umar
bin Khattab pada 642 Masehi. Penggunaan Dinar dan Dirham Islam mulai menyeluruh
sejak penyatuan wilayah Kekhalifahan Utsmaniyah ketiga benua, Eropa (bagian
selatan, timur), Afrika dan Asia hingga abad ke 20. Setelah Abad ke20, barulah
fulus atau uang kertas negara dicetak. Sayangnya uang kertas yang kita gunakan
sekarang nilai intrinsiknya tidak mengacu kepada emas.
Di masa kini, ketika negara yang mata uangnya
diandalkan untuk reserve currency ternyata malah berbuat
sewenang-wenang terhadap uangnya, negara-negara lain di dunia terkena getahnya.
US$ Amerika mengalami meltdown disebabkan mitra dagangnya China, Japan,
Korea,Thailand dan Swiss yang sama-sama ingin menekan mata uang Dollar. Maka
perang mata uang ini membuat dunia mewacanakan
untuk mencetak uang global dan tidak lagi mengandalkan mata uang dari
masing-masing negara.
Beruntungnya kita muslim memiliki Dinar dan
Dirham Islam, Uang Universal Sepanjang Zaman,
terbukti anti inflasi sehingga bisa digunakan sebagai Wealth Preserving Assets.
Koin Dinar dan Dirham yang kami
perjualbelikan layak disebut Dinar dan Dirham Islam zaman sekarang karena
sesuai dengan spesifikasi koin Dinar dan Dirham yang ditemukan dalam
musium yaitu yang diterbitkan pada zaman Khalifah Abdul Malik bin Marwan. (Pada
saat itu Khalifah Abdul Malik bin Marwan melakukan reformasi financial bahwa
wilayah penyatuan Islam harus menggunakan Dinar dan Dirham Islam).
Dinar Dirham yang diperjualbelikan oleh kami diproduksi oleh Aneka Tambang Tbk dan PERURI, dan sudah disertifikasi Komite Asosiasi Nasional dan Internasional oleh London Bullion Market Association.
Memahami Dinar Dirham, fakta dan
sejarahnya membuat kita bangga kepada Islam karena Islam selalu menuntun kita agar selamat di kehidupan dunia dan akhirat. Wallahu A’lam bis showab.
Sources:
- Tulisan Muhaimin Iqbal, Mengenal Dinar dan Dirham Islam, Saturday november 22, 2008.
- Tulisan Muhaimin Iqbal, Pasca Currency War, Tuesday october 12, 2010.
No comments:
Post a Comment