Grafik Harga Dinar Hari Ini
grafik harian
Harga Dinar, Dirham, Emas

Saturday, June 16, 2012

WEALTH PRESERVING ASSETS

Dalam dinamika kemakmuran, aset-aset dikategorikan menjadi tiga jenis:
  1. Wealth Reducing Assets
  2. Wealth Preserving Assets
  3. Wealth Producing Assets
Wealth Reducing Assets, aset yang mengurangi kemakmuran. Sebagai contoh: Anda mempunyai uang kertas 10,000 rupiah untuk digunakan membeli beras 1kg yang cukup untuk dikonsumsi sekeluarga 2 hari. Bila uang tersebut tidak dibelikan beras sekarang, hanya disimpan dengan jumlah yang sama, maka 4 tahun lagi uang yang sama tersebut hanya cukup membeli 0,5 kg beras. Bila didepositokan dengan hasil rata-rata 7% rupiah dan 2,5% untuk Dollar, dalam lima tahun lagi pertumbuhan nilainya kalah dengan inflasi bahan pangan.


Aset jenis kedua, Wealth Preserving Assets adalah aset yang mampu menjaga tingkat kemakmuran yang sama bila aset tersebut anda pegang atau simpan. Contoh: rumah, emas atau Dinar. Secara liquidity, emas atau Dinar yang paling mudah untuk dicairkan menjadi dana, kapan saja kita butuhkan, tanpa syarat. Tidak seperti asuransi; pencairannya bersyarat, dan harus menunggu usia tertentu. Itupun kalau tidak mengalami colapse account, dana yang tersimpan hangus untuk cost ekuisisi, administrasi dan  alasan lainnya.


Aset yang layak disebut primadona adalah Wealth Producing Assets, aset yang mampu memproduksi kemakmuran. Yaitu berdagang. Berdagang dengan sesuai syariah, seperti tidak menipu, tidak mengurangi timbangan, tidak menyembunyikan cacat barang, tidak mengandung perjudian (maisir), tidak spekulatif (gharar)..dst insyaAllah menghadirkan untung, barokah juga teriring dan kita sedang membuka 9 pintu dari 10 pintu rezeki. Aamiin.







Sumber:  Buku Muhaimin Iqbal, Ayo Berdagang!





No comments:

Post a Comment